Data Real-Time – Mei 2026
Berdasarkan data IQAir (Mei 2026), kualitas udara Jakarta sempat menempati peringkat #1 kota dengan polusi tertinggi di dunia.
Indeks kualitas udara (AQI) pada Minggu, 3 Mei, tercatat mencapai angka 182, yang termasuk dalam kategori tidak sehat.
Sumber: IQAir World Air Quality
Apa Itu PM2.5?
PM2.5 adalah partikel debu di udara berukuran sangat kecil (≤ 2,5 mikrometer). Karena ukurannya sangat kecil, partikel ini dapat masuk ke paru-paru bahkan ke aliran darah.
Sumber PM2.5:
Asap kendaraan
Pembakaran sampah
Pabrik
Kebakaran hutan
Konsentrasi PM2.5 di Jakarta mencapai 100 µg/m³, yaitu partikel halus 20 kali lebih kecil dari rambut manusia dan mampu menembus aliran darah serta paru-paru.
Sumber: Stasiun Pemantauan Kualitas Udara & Metro TV News
Mengapa Ini Terjadi?
Beberapa penyebab polusi meningkat:
Emisi transportasi pasca-libur panjang
Aktivitas industri & PLTU berbahan bakar fosil
Fenomena musim kemarau yang menjebak polutan di udara
Sumber: Analisis ANTARA News & Metro TV News (Mei 2026)
Pentingnya Uji Emisi & Monitoring
Pencemaran udara tidak hanya berasal dari aktivitas industri, tetapi juga dari sektor transportasi yang menjadi salah satu penyumbang emisi terbesar.
Oleh karena itu, uji emisi dan monitoring kualitas udara secara berkala menjadi langkah krusial bagi pelaku industri maupun pemerintah dalam merumuskan kebijakan berbasis data.
Pesan: Pastikan emisi usaha Anda telah memenuhi baku mutu yang ditetapkan. Konsultasikan kebutuhan pemantauan lingkungan Anda bersama kami.
Sumber: Intergovernmental Panel on Climate Change, International Energy Agency
Solusi Monitoring Lingkungan Terpercaya
Pastikan kepatuhan lingkungan usaha Anda. Konsultasikan kebutuhan uji emisi dan monitoring udara ambien bersama tim ahli kami.
PT. KehatiLab Indonesia – Laboratorium Lingkungan
KAN Komite Akreditasi Nasional LP-485-IDN
ISO 9001 | 14001
